Bujuk rayu Mbak Mayla

TGIF !! Jum’at pagi….load pekerjaan tidak terlalu banyak, hanya beberapa berkas-berkas yang harus ditanda-tangani…..seperti biasanya kalo sudah begini, mulai berpikir kemana rencana hang-out ntar malam.

Tiba-tiba bunyi ring sound Eurotrance_tune terdengar dari Blackberry-ku…dan aku segera mengangkatnya.

+“Selamat Pagi, dengan Bapak Adun (bukan nama sebenarnya he he)??” Suara diujung telepon menyapa ramah.

-“Benar, saya sendiri….. dari mana ya ??” Balasku bertanya balik.

+“Emm, Ini Mayla, Pak….Saya dari Ci(tiiiit- sensor..), ingin menginformasikan bahwa Bapak terundang untuk mendapatkan gold credit card membership dengan interest rate yang special plus hadiah langsung ….bla bla bla…..”

Aku terbuai dengan tutur kata yang enak serta ramah, seolah aku melihat sosok wanita muda, semampai, putih, langsing dengan kaca mata trendy dan syal merah muda di lehernya yang jenjang (gila….pagi hari masih mimpi aja..)

+“Jadi gimana Pak.?” tanya mbak Mayla memecahkan lamunanku

-“Oooh iya, emm gimana ya..” tanyaku balik, sambil berusaha tune in balik dari lamunan.

#“Kalau Bapak setuju, saya bisa lakukan on-call registration, Bapak tinggal jawab saja data-data yang saya minta….gimana Pak ??”

Tiba-tiba kudengar diskusi hebat antara “guardian angle” dan “evil the devil” dalam pikiranku.

(Guardian angle): ”Jangan…..udah banyak cerita, orang terjebak dalam hutang kartu kredit, selain membuat gaya hidup konsumtif, kamu belum perlu punya kartu kredit sekelas gold card, belum lagi nanti kalo di carding  sama Hacker” Malaikat menasehatiku.

(Evil): “Itu kan buat orang yang ‘gak bisa planning, lagian hari gini…. eksekutif gak punya Gold Card…kagak jaman lageeee. Credit card itu mencerminkan bonafiditas, tahu?…Kapan lagi ada yg nawarin gold card kayak gini….ambil aja…udah say YES gitu lho…..” Setan penggoda paling bisa kalo urusan bujuk membujuk kayak gini.

Singkat cerita dalam kebingungan dan kebimbangan, si Evil berhasil menggodaku untuk mengiyakan ‘rayuan’ mbak Mayla. ( two againts one…. men, Malaikatpun menyerah)

#” OK, Pak….2 minggu lagi kartu akan dikirim ke alamat Bapak…Selamat Pagi…”Mbak Mayla pun menutup teleponnya.

Bujuk rayunya berhasil membuat koleksi kartu kreditku bertambah lagi…Ada rasa penyesalan setelah si evil upil pergi entah kemana,…. ngapain aku nambah kartu kredit lagi, ya?….belum lagi hutang2 kartu kredit yang sekarang masih banyak yang nunggak.

Yaah…nasi memang sudah menjadi bubur…tinggal dikecapin tambah cakwe aja biar enak.., bisik-ku dalam hati menghibur diri.

Tiba-tiba ide cemerlang itu datang, Jum’at malam ini kan ada program special “buy one get one free” di café K(tiiit-sensor) buat pemegang Ci(tiiit-sensor) card.

Pikiranku melayang-layang, ngajak siapa ya, jalan sore ini…..Aaah menyesal aku lupa menanyakan nomor telpon Mayla tadi.

Kudengar sayup-sayup…. Guardian Angle dan Evil upil the devil bersiap untuk berargumen lagi dalam pikiranku.

Sedangkan aku masih tetap memikirkan untuk mendapatkan nomer HP mbak Mayla, yang entah sedang merayu siapa lagi sekarang……..  

Recycle from www.rkyu.blogdrive.com

 (Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, pake kartu kredit dahulu, hutang ngemplang kemudian…..jangan sampai gitu , bro!!!)

Leave a Comment

Filed under fiction

Quantum Leap

Tiba-tiba aku teringat ama si Sam dan Al dalam serial TV Quantum Leap di masa dulu. Aku memang fans berat serial TV ini, dan hampir tiap minggu tidak mungkin melewatkannya.

Cerita Dr Sam Beckett yang terlempar kedalam mesin quantum accelerator ditemani si AL (hologram yang menjadi guide Sam dengan informasi dari Ziggy, sang Super Komputer),  terjebak dalam lompatan-lompatan berbagai kisah kehidupan.

Pengembaraan Sam yang berganti-ganti menjalani peran sebagai manusia, yang mempunyai tugas melakukan perbaikan, menjadi sangat menarik, karena kita seakan diajak “masuk” untuk merasakan dan mengalami kehidupan manusia lain.

Tujuan Sam yang mulia, yaitu memperbaiki permasalahan hidup seseorang, agar sejarah berjalan sebagaimana mestinya, lewat bantuan “clue” yang diberikan Al dengan Ziggy-nya, nyaris membuatku asyik berfantasi, mengembara melewati perbagai scene film kehidupan manusia. Ku berkhayal ada sebuah mesin waktu yang dapat menjelajah kisah-kisah kehidupan manusia, sehingga sampai kepada awal terjadinya kehidupan.

Adanya theory ledakan besar milyaran tahun yang lalu (Big Bang Theory) yang mengawali proses kehidupan ini, seakan manusia bisa mendekati Tuhan yang menciptakannya. Lalu muncul lagi, Teori Mekanika Quantum, yang dipakai dalam pemodelan cosmic, yang mempertanyakan lagi kemungkinan teori awal terjadinya alam semesta. Kerumitan cara pikir para Fisikawan dengan pembuktian matematika tingkat tinggi, berhasil mengungkap berbagai theory-theory baru, juga meruntuhkan theory-theory klasik lainnya. Ketika “The” Sthepen Hawking, bertutur tentang Teori segala sesuatu (Theory of Everything) yang berusaha memadukan seluruh teori-teori Fisika klasik & modern, baik theory relativitas, theory gravitasi, theory electromagnetic energy dan theory quantum mechanics, berujung dengan kesimpulan bahwa ternyata tidak ada theory penyatuan seperti itu. Semua theory hanya bersandarkan pada asumsi dimensi ruang dan waktu. Padahal, jika kita menemukan satu saja dimensi baru lain (diluar Ruang-Waktu), seluruh theory akan berantakan, seakan kita menemukan worm-hole effect, yang akan menjadi jalan pintas ke dimensi lain, untuk mengubah cara pandang theory-theory sebelumnya tadi.

Theory tentang Black-hole yang masih menyimpan berjuta misteri, karena berdasarkan theory tersebut, tidak ada sesuatu apapun yang akan lolos dari “hisapan” gaya gravitasi lubang hitam, termasuk cahaya atau micro-wave sekalipun. Jadi, bagaimana kita bisa tahu akan informasi keberadaan alam yang bernama black-hole tadi, jika semuanya ter-hisap.

Lalu, apa pesan moral dibalik cerita-cerita tadi…?

Selain kerumitan cara berpikir para pakar fisika yang kini berhasil mengacaukan sistem otak kiri-ku sekarang, Quantum leap hanyalah cerita fiksi dengan background theory ilmiah, yang berusaha mengajarkan kita untuk selalu berbuat kebajikan dalam setiap kesempatan kehidupan.

Theory-theory fisika yang berhasil diungkap, ataupun yang belum tersingkap, membuktikan kepada kita bahwa pengetahuan yang dimiliki manusia sangatlah sedikit dibandingkan ketinggian dan keluasan ilmu serta kekuasaan-Nya.

 

“Maka nikmat Tuhan kamu  manakah  yang kamu dustakan…? “

 

transferred from www.rkyu.blogdrive.com

Leave a Comment

Filed under fiction

Logika Asosiatif

Tweep: “ RT@wimar: Mobil Melinda Dee disita, Hummer. Apa berarti pemilik Hummer itu suspect? Di parkiran DPR banyak”

Begitulah tweep dari seorang ‘dosen tweeter’ yang agak provokatif, menggoda opini kita mengaitkan trend topic news, MD , sang “suspect” newbie koruptor, dengan para anggota DPR , menggunakan logika hukum assosiatif. Jika a=b dan b=c maka a=c . that’s it!!

Logika asosiatif, dalam pengertian ada satu atribut yang terkait dengan seseorang, dan seseorang itu adalah anggota dari sebuah himpunan, maka seluruh himpunan terkena atribut tersebut. Misal, jika anda seorang kondektur di jakarta berasal dari Batak, maka seluruh orang batak yang tinggal di jakarta adalah kondektur atau pernah jadi kondektur. Absurd memang!!

Gara-gara Gayus korupsi dan Gayus menjadi kaya , dia bekerja jadi pegawai pajak, maka pegawai pajak kalau kaya pasti hasil korupsi. Cerita koleganya Bapak, yang memang pensiunan Ditjen Pajak, sudah lebih dari 10 tahun pensiun, dan memang di masa pensiunnya dia dikenal sebagai orang kaya (10 jari gak cukup menghitung jumlah mobil dan rumahnya), maka sekarang orang-orang memanggilnya pak Gayus, padahal dia punya usaha yang maju sekarang.” Menyedihkan bukan ?”

Logika asosiatif, sepintas memang merupakan alat yang jitu untuk menelusuri kebenaran. Terkadang menjadi alat pembuktian dalam mengungkap fakta di dalam persidangan. Logika hukum pun,biasa menggunakan hukum asosiatif. Sepanjang fakta yang di-asosiatif kan merupakan fakta yang punya hubungan klausal (sebab-akibat), maka mungkin sah-sah saja menggunakannya. Tetapi terkadang, pemaksaan kesepadanan fakta , membuat logika pikir yang sempit, menyederhanakan penyamaan-penyamaan fakta tersebut. The truth is out there.

Pada kondisi masyarakat yang ‘malas’ berpikir, serta terbiasa menyerap informasi instan, apalagi dengan bumbu rumor yang sedap, media  bisa menggelindingkan opini sesat menjadi dahsyat di masyarakat. Pengasosiasian bisa menjadi pengaburan fakta dan kebenaran. Ahmadiyah itu minoritas, minoritas yang ditindas, penindasan harus dibela, akhirnya ahmadiyah harus dibela, sampai-sampai senat Amerika ikut-ikutan melakukan pembelaan atas nama HAM. Padahal, hakikatnya ahmadiyah itu salah, kesalahan harus dikoreksi, koreksi bisa bersifat lunak, ataupun tegas. Entah itu minoritas,  mayoritas, ataupun kolonelitas, gak peduli, yang salah harus dikoreksi.

Melinda Dee itu fenomenal, cantik, sukses, terpandang, kaya, mempesona, bergengsi serta tentu saja sexy. Hampir semua orang memimpikan kehidupan seperti itu, tinggal di apartemen mewah, punya koleksi mobil sport, properti dimana-mana, dan tentu saja pasangan yang muda , tampan serta atletis.

Gayus itu spektakuler, mulai dari kehidupan biasa, punya kedudukan yang sedang, koneksi banyak, tapi berhasil menaklukan jakarta, simpanan deposito bertumpuk, rumah mewah tidak cukup satu, mobil pun berjejer di garasinya.

Jika masyarakat dilatih untuk menggunakan logika asosiatif sempit yang menyesatkan, dan terus disuguhi telenovela kebusukan kekuasaan yang koruptif, pada akhirnya dapat berujung pada kesimpulan, bahwa:

-          Untuk menjadi kaya, menaklukan kehidupan Jakarta, jalannya adalah harus manipulatif, korupsi, nyolong, begal, ambil hak orang lain dan serakah tak berbatas.

Atau

-          Kalo anda kaya tinggal di Jakarta, berarti anda termasuk orang yang manipulatif, korupsi, nyolong, begal, ambil hak orang lain dan serakah tak berbatas.

Mari perbaiki cara pikir masyarakat kita, dengan sesuatu yang positif, ajarkan kesantunan dalam mengkoreksi, ajarkan nilai kesederhanaan dengan contoh nyata, serta hilangkan syak wasangka, gantilah sudzon dengan husnudzon.

“Ya Allah, penuhilah rongga-rongga dada kami dengan rasa syukur. Sehingga, cukuplah bagi kami, dunia ini hanya untuk mengabdi kepada-Mu

Semoga Indonesia bisa menjadi lebih baik…aamiin

#prihatin\lihat\negeri\ku\ini

2 Comments

Filed under opini pribadi

Kisah Hurdi Nali , the unwanted leader

Sebagai seorang pengusaha kelas kakap yang sukses, aku punya banyak relasi yang bertebaran dimana-mana. Mulai dari pejabat lokal, selebrity, kolomnis, mantan jendral, mantan gubernur, rektor, pelatih dansa, mantan caleg, mantan hampir dipanggil menterisampai kandidat presiden. Aku punya proses perjalanan hidup yang panjang, jatuh bangun ribuan kali dalam berbisnis, jutaan kali ketanggor atau emang sengaja malah ‘nyaduk’  aturan undang-undang , ditipu milyaran dollar (atau sebaliknya) memenuhi catatan panjang kurikulum vitae-ku. Mungkin saja, Iwan Felas menciptakan lagu Bendo karena terinspirasi dari kehidupanku, yg malah melambungkan namanya, bukan aku. Berkat kedekatanku dengan teman sekampung, yang jadi pengusaha dan orang gede di negeri ini, aku bisa mendapat amanah, untuk  memimpin sebuah organisasi olah raga Seni Gatrik. Olah raga yang paling digemari di negeri ini. Seni Gatrik, pada hakikatnya gabungan dari seluruh cabang olah raga juga olah seni, yaitu, lari, pukul, lempar, tendang, full body contact, lebih lengkap dari sekedar aikido atau bela diri jujitsu. Juga perpaduan akrobat, seni drama/acting,  seni debat kusir, adu otot, adu domba, lebih seru daripada reality show penghuni terkilir. Pokoknya segala jenis jurus kekerasan, kelembutan, adu logika, adu nyali, politik praktis, semuanya terpadukan dalam seni Gatrik ini. ‘can you imagine, that??’
Sudah barang tentu, sebagai Ketua organisasi, maka seluruh keahlian dalam permainan strategi, pemutarbalikan opini dan pengerahan  masa, sudah menjadi core competency-ku. I’m the master of expert.
Sungguh hal yang paling pantang bagiku, untuk melepaskan tampuk pimpinan kepada  ketua baru, yg katanya akan reformis, akan merubah citra dan me-reformasi jiwa dari organisasi yang sekarang ada. Jaman boleh berubah, prestasi boleh digugat, tetapi semangat organisasi yang penuh intrik, tipu muslihat serta kental dengan power of game, tidak boleh berubah. Kami bagaikan cermin dari kehidupan masa lalu, yang selalu dicemooh, dikritik dan dicaci oleh kumpulan orang-orang yang hidup di luar system. Orang-orang yang tak berdaya, tidak kebagian kue, tidak punya kesanggupan menjarah, tidak cukup pandai untuk korupsi, dikarenakan posisi mereka yang berada di luar system. Jika kelak nanti, mereka masuk ke dalam system, mereka adalah kami, mereka berganti baju, dari reformis menjadi oportunis, tidak akan beda jauh dari kami, malah mungkin lebih serakah.
Kami punya statuta sendiri, suka-tidak suka, statuta inilah yang menjadi pijakan praktek keserakahan dan kesombongan, yang sudah diturunkan sejak era Qobil, ketika menentang perintah Allah, untuk tidak menikahi saudara kembarnya yang lebih cantik dari calon istrinya, sehingga berujung peristiwa pembunuhan pertama, ketika saudara kandungnya sendiri, meregang nyawa ditangannya.
Uang sudah bukan masalah bagiku, nama baik dan harga diri, tak jadi persoalan lagi, apalagi ketika pengadilan menghadiahiku gelar alumni penghuni rutan. Hanya satu yang akan kupegang teguh hingga akhir nanti, yaitu AMANAH.  Amanah adalah titipan, sesuatu yang harus dijaga sampai sang empu memintanya kembali. Sang pemilik, adalah boss ku, atasanku, tuan besarku, junjunganku. Sang empu yang selalu memberikan motivasi, dorongan untuk berkuasa serta nafsu kepuasan, juga tentunya dukungan finansial. Agar semangat organisasi tetap menyebar ke seluruhan lapisan masyarakat, kekuasaan tak boleh jatuh ke tangan yang benar.( # lho?? )  Hanya tuan boss besarlah yang bisa memberhentikanku, menyuruhku agar tetap menggonggong atau meringkik, mengembik atau mendesis. Semua ada aturannya, semua ada pengaturnya, semua bisa diatur. 
Perkenalkan, aku si Hurdi Nali, pemimpin masa kini, berjiwa masa lalu, tak peduli disayang atau dibenci seluruh negeri. Tak peduli ditentang hulubalang atau Raja sekalipun, karena posisiku sejajar simetris dengan mereka. Untukku Hidup hanya satu kali. Hidup menjadi berarti, jika dapat menjaga keyakinan serta harga diri dalam mempertahankan nilai-nilai semangat masa lalu. Masa lalu yang sudah berjasa membesarkan tulang cranium kepalaku serta rongga maxila dan mandibula mulutku, tetapi juga menyumbat saluran tuba estachius dan otitis eksterna sirkumskripta , sehingga aku terkena syndrome ketulian komplek atas saran dan kritik pada diriku. Aku tidak akan bergerak turun sejengkal pun, walau teriakan tukang parkir yang kerap menyuruhku mundur. Aku tidak akan meletakan lencana ketua organisasi ku, walaupun batalyon tempur angkatan darat, yang dikomandani jendral Joji, memberondong ku. Aku tidak akan bergeser lengser, hanya karena seorang anak muda akademisi kemaren sore, yang baru kenal kekuasaan, gara-gara dekat dengan tokoh yang akhirnya dipilih rakyat, membekukan formal organisasi. Pembekuan itu  hanya akan membuat external hardening mirip formasi Alumuniom Oksida, tetapi tetap lumer dalam, bak es krim magfhum, yang ludes diserbu abg korban iklan.
Kita lihat saja, apakah Raja bimbang opodoyo negeri ini, berani bertaruh jabatan dengan boss tuanku abu sukar kepala batu. Karena aku yakin seyakin yakinnya, keyakinan ini akan membawa manfaat bagi kehidupan carut marut negeri antah berantah. Setidaknya, sampai tahun 2014 kelak. Semoga…………..

1 Comment

Filed under fiction, opini pribadi

Group Barokah

Dini hari, jam setengah 3 pagi, di tengah keheningan malam, bunyi ring tone messanger seakan memanggil. Sebut saja Adun, beranjak bangun, membuka BBM groupnya. Dia memang janjian, kalau minta dibangunkan untuk shalat tahajud bareng. Pagi harinya, sambil sarapan, BB sudah ditangan, sekedar mengetik “selamat pagi” buat teman2 di group. Kadang saling mengingatkan shalat dhuha, tak jarang, mem-post do’a di pagi hari atau bercerita rencana schedule kerja hari ini.

Ada saja yang jadi bahan pembicaraan tiap hari, curhat seorang istri yg lagi marahan sama suaminya, ngobrolin kelakuan anak, curhat sepeda hilang, ada yg tanya masalah agama, politik, tempat berlibur , sampai cerita saru dan diskusi obat kuat segala. Tak hanya Adun, istrinya pun punya group BBM “soulmate”, yang saling bertegur sapa, bercerita apa saja. Ada juga group ibu-ibu yang anak-anaknya sekelas di SD, bertukar info tentang guru, kejadian di sekolah sampai nanya soal PR anak. Ada group teman SD, teman kuliah, teman kantor, ortu tempat les basket, group pengajian, teman komplek dll.

Group chatting “Barokah” adalah kumpulan sahabat-sahabat lama Adun, semasa SMA di Bandung, yg sekarang telah tersebar diberbagai tempat dan beragam profesi. Ada 14 member yang bergabung di group itu, tersebar di 5 kota, ada yang berprofesi sebagai dokter spesialis, PNS, karyawan BUMN, executive swasta, banker dan sebagainya. Umur early forty, menandakan kemapanan kehidupan yang telah dicapai, so pasti, kesibukan yang super menjadi agenda teman2 di group Barokah. Dalam sebulan, pasti ada aja anggota group yang entah pergi dinas ke luar negeri atau luar kota, dan pasti schedulenya update terus di BBM. Terkadang kiriman foto, menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Ketika salah satu anggota Barokah, pergi dinas, pemandangan pantai Jumeirah Dubai, semangkok Yamin akung dari bandung, foto dengan latar belakang istana Binennhof dari Den Haag, kepiting kenari lada hitam dari samarinda, woozt dalam hitungan detik sudah bisa di-share. Globalisasi digital, membuat segala sesuatu yang jauh menjadi dekat. Tetapi, di tempat lainnya, di depan meja makan, seluruh keluarga hadir menikmati makan malam bersama, tetapi keheningan melanda anggota keluarga ini. Semua asyik ma’syuk dengan gadgetnya masing-masing di tangan. Sang Ayah sibuk mengecek push email-nya, Ibu ber-bbm ria, mengatur menu arisan besok, kakak asyik dengan Ipad-nya melihat hasil pertandingan bola liga inggris, si adik juga tak mau kalah, anteng main game angry-bird di android. Makan malam pun hanya ritual formal berkumpul satu meja, tak ada sapa ataupun obrolan yang terjadi. Hati dan pikiran mereka tidak sedang bersama-sama.  Yang dekat menjadi semakin jauh sekarang.

BBM yang menjadi trend sekarang masa kini, membuat teman-teman lama tersambung secara realtime, menjadikan ikatan persahabatan menguat kembali. Mungkin bagi sebagian orang, menjadi konotasi negatif, karena bisa jadi bertemu pacar lama dan cinta lamapun bersemi kembali (CLBK), atau memang menjadikan bbm tempat untuk mencari perselingkuhan. “Hidup ini memang gimana niatnya” celetuk seorang teman.                                                Tapi bagi sebagian yang lain, bbm dapat merajut tali silaturahmi, wahana buat sharing, ber-net working ria menambah peluang bisnis dan menemukan persahabatan sejati, yang konon menjadi semakin mahal di tengah hiruk pikuk kehidupan metropolitan sekarang. Pada dasarnya, manusia adalah sosok sosial, yang butuh berkelompok, butuh dukungan pertemanan, kekeluargaan, saling mengingatkan, saling menyayangi serta berdiskusi. Tapi memang segala sesuatu, harus ada porsinya. Tips yang bagus mengenai etika ber-bb di keluarga, di meja makan, harus seperti di meja rapat kantor, handpone dilarang berbunyi atau disimpan di lemari. Waktu makan malam adalah waktu bersama dengan keluarga, stop bbm, push email, msn, FB, game dan lain-lain. (Kata Pak Rhenald Kasali….)

Cerita dari seorang teman, ada keluarga yang berujung perceraian, gara-gara cemburu atas perhatian yang diberikan pasanganya pada pertemanan di BBM yang dinilai berlebihan, sehingga timbul syak prasangka ada pihak ketiga di rumah tangga.

Semoga dengan keterbukaan, keluhuran dalam etika berteman, dan paham atas batas-batas pergaulan hubungan teman, saling berbagi cerita di dunia maya lewat BBM, tidak hanya menularkan semangat kerja, juga saling belajar dari pengalaman sahabat yang lain.

Ini petikan posting di Barokah :

WS:

Mana nech yang lagi trip ke Sweden, belum posting ya ?

Ada yang mau nraktir di inul, dapet promosi euy…ya Bud?

AM:

Congrats bud, beneran nih makan2 di inul vizta? Lagi hectic nech….

WS:

Budhe, lagi sibuk musrenbang kah?

BY:

Mangga, mau dimana aja juga AM

TS:

Musrenbang skt feb-apr, WS

AM:

Syiipp, sok atuh di inul sembari karaoke karo koe J

WS:

AM, jgn hectic aja, mending hatric yuk? ;)

AM:

Iya, ya….futsal yuk

TS:

Kebetulan assisten yg nginep blum ada..jd lumayan hectic di kantor n rumah (ikutan AM)

AM;

Di rumah hecticnya jam berapa ? 

CA:

AM umpan lambung euy…

TS:

Tergantung permintaan donk… :)  Ini juga baru ketiduran..he he

 Semoga silaturahmi yang jauh tetap terjalin, menjaga persahabatan sejati yang dimiliki.

Semoga keutuhan dan komunikasi keluarga pun tetap terjalin rapih.

*semoga Barokah tetep eksis, kapan kopdar lagi ya ?

Leave a Comment

Filed under keluarga, opini pribadi

Uwais Al-Qorni

Suatu ketika, Nabi SAW pulang dari perjalanan bersama Abu Bakar ra dan Umar ra, lalu bertanya pada Aisyah ra, apakah ada seseorg yg mencarinya. Aisyah menjawab, ada seseorg dari negeri Yaman ingin bertemu dg Nabi SAW, tetapi sudah pulang lagi karena tdk ingin berlama-lama meninggalkan ibunya. Umar bertanya, siapa gerangan yg dimaksud nabi. Nabi berkata, dia adalah Uwais Al Qarni, seorng yg dijamin masuk surga. Jika kelak kalian bertemu, mintalah didoakan padanya. Waktupun berlalu, hingga Nabi SAW dan Abu Bakar tlah tiada, Umar pun menjadi khalifah. Umar selalu mengingat wasiat dari Nabi, dan selalu menanyakan pada rombongan dagang dari Yaman ttg Uwais Al qorni. Suatu ketika terbetik khabar, bahwa di sebuah rombongan dari Yaman, ada seseorang yg bernama uwais al qorni, bergegas Umar dan Ali, mencarinya. Ternyata, uwais bukanlah seorang ulama ataupun bangsawan, dia hanyalah seorg yg bertugas menjaga unta-unta. Umar sangat penasaran dan segera menemuinya. Setelah bertemu, Umar dan Ali menyampaikan pesan Nabi agar dido’akan dan menanyakan amalan apa yg diperbuat uwais sehingga mendapat jaminan surga. Uwais menjawab, saya hanyalah hamba Allah… Umar pun tidak puas atas jawaban uwais dan menanyakan lagi, apa keseharian uwais.. Tidak ada yg istimewa, sehari-hari uwais menjaga ibunya sampai akhir hayatnya, dan setelah itulah uwais bisa bepergian jauh. Amalan yg sederhana, berbakti kepada orang tua dengan keikhlasan, ternyata membawa Uwais kepada kemuliaan, menjadi calon penghuni surga…

Leave a Comment

Filed under belajar kaffah

Finnaly, nge-blog di WP juga

Maret 17, abis subuh, masih jadi pikiran, nasib anakku yg sulung, yang masih nyari SMA yg cocok. Test awal di Labschool, gagal hanya masuk waitinglist yg gak pasti, test beasiswa di Tiara Bangsa, terlalu sulit nembus passing grade nya, keterima di NF boarding school, gak pede dan belum siap mental tinggal di pondokan. Prihatin juga, sementara beberapa tman dekatnya sudah mempunyai kepastian sekolah. Browsing abis subuh, biar koneksi gak lelet, nyari info PSB SMA, akhirnya terdampar di blog nya Rea , eks anak SMA KI yg baru kuliah di FKUI. Trus menyasarkan blogsurf ku ke bapaknya, pak progo….sungguh iri, kalo ngelihat keluarga yg aktif nge-blog. BTW, hari ini, resmi lah, bikin account di WP, buat nyalurin ‘gelisah pikir’ jadi ‘tumpahan kata’. Mudah2an www.rkyu.blogdrive.com bisa di bedol desa ke sini, atau siapa tahu, bisa lebih produktif pake WP. Sebenarnya udah lama, pengen punya blog yg bisa di-categorize, tampilan surfing friendly kayak WP, tapi mungkin baru kali ini jodohnya. Thanks for blogger family, pak progo, rea, Ars ,NH18, Ji’Oyi Kaffah, ampangkuranji, http://www.blog.ichanx.net , ….dan blogger lainnya yang menginspirasi buat bikin blog, sebagai pressure relief valve, di alam pikir yg makin amburacut (amburadul rancucut)…… Mudah2an nge-blog ini, ada manfaatnya, dan sedikit mudharat nya.

Leave a Comment

Filed under opini pribadi